Pompa sentrifugal banyak digunakan dalam produksi petrokimia, kimia batu bara, dan produksi kimia lainnya untuk mengangkut cairan dengan sifat yang berbeda dan memberikan tekanan dan aliran yang diperlukan untuk reaksi kimia. Ada banyak jenis pompa sentrifugal, yang dapat dibagi menjadi pompa asam, pompa alkali, pompa air bersih, pompa lumpur, dll. Sesuai dengan sifat-sifat yang berbeda dari media pengangkut. Karena suhu kerja dan tekanan kerja media pengangkut berbeda, masa pakai pompa sentrifugal dapat diperpanjang secara efektif, jumlah perawatan dapat dikurangi, dan memiliki efek yang besar dalam meningkatkan manfaat ekonomi pabrik.

.jpg

1. Pemilihan dan pemasangan pompa sentrifugal

Pompa sentrifugal harus dipilih sesuai dengan cairan yang akan diangkut, dan kinerja yang diperlukan harus diperiksa, dan kondisi hisap dan pelepasan harus dianalisis, apakah itu operasi intermiten atau operasi kontinu. Pompa sentrifugal biasanya harus beroperasi pada atau mendekati kondisi tekanan dan aliran yang ditentukan oleh produsen. Ulasan berikut ini harus dilakukan saat memasang pompa:

a. Ukuran, posisi, dan elevasi fondasi harus memenuhi persyaratan desain. Baut jangkar harus terpasang dengan baik dan benar pada pondasi beton. Mesin tidak boleh memiliki bagian yang hilang, rusak atau berkarat.

b. Sesuai dengan karakteristik media yang diangkut oleh pompa, bahan bagian utama, segel poros dan gasket harus diperiksa bila perlu;

c. Perataan dan penyelarasan pompa harus sesuai dengan ketentuan dokumen teknis peralatan. Jika tidak ada peraturan, maka harus sesuai dengan ketentuan standar industri saat ini "Spesifikasi Umum untuk Konstruksi dan Penerimaan Teknik Instalasi Peralatan Mekanik";

d. Semua pipa dan alat kelengkapan yang terhubung ke badan pompa dan persyaratan pembersihan pipa minyak pelumas harus memenuhi ketentuan standar industri yang relevan.

2. Penggunaan dan uji coba pengoperasian pompa sentrifugal harus memenuhi persyaratan berikut

a. Arah mesin penggerak harus sama dengan arah pompa;

b. Periksa arah pompa pipa dan pompa koaksial;

c. Semua bagian sambungan tetap tidak boleh longgar, dan spesifikasi serta jumlah pelumas yang ditambahkan ke setiap bagian pelumasan harus sesuai dengan ketentuan dokumen teknis peralatan;

d. Komponen dengan persyaratan pra-pelumasan harus dilumasi terlebih dahulu sesuai kebutuhan;

e. Semua instrumen penunjuk dan perangkat perlindungan keselamatan harus sensitif, akurat, dan dapat diandalkan;

f. Roda gigi pemutar harus fleksibel dan bebas dari fenomena abnormal;

g. Pompa suhu tinggi harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum operasi uji coba, dan suhu harus naik secara merata, dan kenaikan suhu tidak boleh melebihi 500 ℃ per jam;

h. Siapkan perangkat koneksi untuk menghilangkan pengaruh kenaikan suhu, dan siapkan perangkat koneksi bypass untuk menyediakan sumber air pendingin.

3. Hal-hal berikut ini harus diperhatikan ketika mengoperasikan pompa sentrifugal

a. Dilarang beroperasi tanpa air, jangan menyesuaikan port hisap untuk mengurangi perpindahan, dan dilarang beroperasi pada laju aliran yang terlalu rendah;

b. Pantau proses operasi, cegah kebocoran kotak isian sepenuhnya, dan gunakan isian baru saat mengganti kotak isian;

c. Pastikan seal mekanis memiliki aliran air yang cukup untuk pembilasan, dan bearing berpendingin air dilarang menggunakan aliran air yang terlalu banyak;

d. Jangan gunakan terlalu banyak pelumas;

e. Periksa sesuai dengan siklus yang direkomendasikan. Buatlah catatan operasi, termasuk jumlah jam operasi, penyesuaian dan penggantian isian, penambahan pelumas dan tindakan serta waktu perawatan lainnya. Tekanan hisap dan pelepasan, aliran, daya input, suhu cairan pencuci dan bantalan, dan getaran pompa sentrifugal harus diukur dan dicatat secara teratur.